Destinasi Wisata Sejarah Tsunami Aceh

Destinasi Wisata Sejarah Tsunami Aceh

Assalamualaikum para pembaca setia www.wisatasabang.com.

Kali ini saya akan menulis artikel tentang wisata Tsunami Aceh, masih ingatkah di benak kita kejadian dahsyat yang mengguncang bumi aceh.? ya tentu saja kita sangat ingat dan tau betul benca alam tersebut dan sekaligus menjadi pelajaran berharga untuk kita semua.

pada tanggal 26 Desember 2004 pukul 7;59 wib gempa berkekuatan 9,1 sampai 9,3 Skala Richter menguncang dasar laut di barat daya sumatra. selang beberapa menit setelah gempa permukaan air laut surut sejauh 1 kg dari bibir pantai kemudian gelombang air laut yang tingginya bak pohon kelapa langsung menerpa bumi aceh hingga memporak-porandakan aceh dan mengakibatkan ratusan ribu nyawa meninggal oleh hantaman gelombang tsunami.  

Setelah terjadinya bencana Tsunami ,aceh banyak sekali di kunjungi oleh wisatawan dalam dan luar negri untuk melihat dan mendengarkan langsung bagaimana kejadian tsunami pada 26 desember 2004 silam.

Berikut saya paparkan beberapa destinasi wisata Tsunami aceh:

 

1.  Musium Tsunami

Musium ini dibangun pasca tsunami yang dirancang oleh bapak ridwan kamil, musium ini terletak di dekat alun-alun kota banda aceh, untuk menuju masuk ke dalam musium kita diarahkan masuk melalui terowongan yang gelap dengan suara gemuru dan percikan air serta lantai yang bergoyang ini mengibaratkan kita berada di tengah-tengah gelombang tsunami. Didalam musium terdapat dokumentasi kejadian tsunami pada 26 desember 2004.

 

2.  Kapal PLTD Apung

Kapal PLTD apung merupakan kapal untuk membantu penyarulan listrik dibanda aceh pada masa itu, kapal yang berbobot 2.600 ton, panjang 63 meter dan luas 1.900 m2 terhempas oleh gelombang tsunami sejauh 4.3 km hingga berlabu di permukiman warga gampung punge blang cut. Kapal ini hanya menyelamatkan 1 orang awak kapal yang tertidur hingga akhirnya terbangun sudah berada di tengah2 pemukiman warga yang sudah hancur dan rata dengan tanah.

 

3.  Boat Diatas Rumah

Boat nelayan ini sedang dalam tahap perbaikan di pinggir muara sungai krueng aceh, pada saat gelombang tsunami menerpa boat ini terbawa oleh gelombang tsunami kepermukiman warga gampung lampulo. Boat tersebut nyangkut diatas rumah warga kampung lampulo dan dapat menyelamatkan 59 orang. Hingga saat ini boat tersebut menjadi salah satu pusat wisata sejarah tsunami aceh.

 

4.  Mesjid Baiturahim

Mesjid yang terletak di pantai Ulee-lheue tersebut merupakan saksi bisa betapa dahsyatnya kejadian tsunami, ada yang mengatakan gelombang tsunami pada saat itu setinggi menara mesjid Baiturahim akan tetapi mesjid tidaklah hancur hanya mengalami sedikit kerusakan dan sampai saat ini mesjid tersebut masih berdiri kokoh dan seakan tidak pernah mengalami terpaan dari kemarahan geombang air laut.

 

5.  Mesjid Rahmatullah

Mesjid yang terletak di daerah lampu’uk ini merupakan saksi  mata dari pada kejadian pada 26 desember 2004 silam. Daerah lampu’uk merupakan salah satu daerah terparah oleh hantaman gelombang air laut dan hampir 80 % penduduk daerah tersebut tewas dan hilang oleh dahsyatnya gelombang tsunami. Mesjid tersebut hanya mengalami kerusakan oleh gempa yang tiang-tiang penyangga mensjid runtuh dan mereng akan tetapi mesjid tetaplah berdiri kokoh dan roboh dan menjadi satu-satunya bangunan yang tersisa di daerah tersebut.

 

6.  Kuburan Massal

Kuburan Massal ada setelah kejadian tsunami, korban yang mencapai ratusan ribu tidaklah mungkin di kuburkan satu persatu hingga akhirnya pemerintah dan para relawan serta para aktivis memutuskan untuk membuat kuburan massal kepada para korban yang tewas akibat gelombang tsunami.

 

Demikian para pembaca semua untuk artikel kali ini tetap setia untuk menunggu artikel-artikel berikutnya ya.

 

 

 


7 Viewers    |    0 Comments
Tag : DESTINASI WISATA SEJARAH TSUNAMI ACEH

Send Message

PROMO PAKET TOUR / SCUBA DIVING